Penjelasan dan Penggunaan Teks Anekdot

Penjelasan dan Penggunaan Teks Anekdot

Penjelasan dan Penggunaan Teks Anekdot – Pembahasan kali ini mengenai penjelasan dan penggunaan teks anekdot. Berdasarkan tabel dapat diketahui bahwa formulasi A dan B memiliki kandungan TDN dan protein lebih tinggi dibandingkan NRC 2001. Nutrisi yang tersedia pada pakan akan digunakan ternak memenuhi kebutuhannya. Konsumsi pakan akan menentukan terpenuhinya kebutuhan nutrisi ternak dan dapat menghasilkan susu dengan kualitas dan kuantitas yang tinggi. Kebutuhan nutrisi sapi yang terpenuhi menyebabkan sapi perah dapat memproduksi susu dalam jumlah yang tinggi. Siregar (2001) menyatakan bahwa peningkatan konsumsi nutrisi berakibat terhadap peningkatan produksi susu rata-rata harian dan peningkatan lemak susu, kandungan bahan kering tanpa lemak (SNF), dan total bahan kering susu (TS).

Penjelasan dan Penggunaan Teks Anekdot

Kita dapat melihat teks anekdot dalam proposal yang telah saya sajikan ini. Kebutuhan dan asupan nutrisi sapi perah di PT UPBS dapat dilihat pada tabel 4.5 dibawah ini. Konsumsi nutrisi sapi perah di PT UPBS tidak berbeda jauh antara formulasi A dengan B. Selisih konsumsi BK 0,8 kg, TDN 0,1 kg, PK 0,2 kg. Selisih konsumsi nutrisi yang bernilai kecil menyebabkan tidak adanya perbedaan produksi susu yang nyata. Kebutuhan dan asupan nutrisi pakan di PT UPBS seperti BK, TDN, PK dihitung berdasarkan asumsi bobot badan 573 kg, produksi susu tanggal 1 s.d.15 berjumlah 23,8 liter, tanggal 16 s.d. 30 berjumlah 23,2 liter.

Pemberian BK melebihi kebutuhan ternak dapat diketahui dari selisih pemberian dan kebutuhan memiliki selisih yang positif. Konsumsi bahan kering akan berpengaruh terhadap terpenuhinya kebutuhan nutrisi dan konsumsi pakan. TDN merupakan jumlah energi pakan yang dapat dicerna ternak. Konsumsi TDN melebihi kebutuhan ternak, sehingga energi telah terpenuhi. Haryanto (2012) menyatakan bahwa ternak akan terus mengkonsumsi bahan kering sampai kebutuhan energinya terpenuhi dan akan berhenti makan bila kebutuhan energi sudah tercukupi, walaupun kapasitas rumen belum penuh. Tetapi yang perlu diketahui pembuatan teks anekdot harus sesuai dengan aturan teks yang ada.

Pada penelitian yang dilakukan Sodiqin (2012) pemberian TDN akan berbanding lurus dengan produksi susu dengan penigkatan 1 kg akan meningkatkan produksi susu sebesar 0,103 liter. Perbedaan konsumsi TDN formulasi A dan B yang hanya 0,1 kg tidak menunjukkan perbedaan dalam produksi susu. Protein sangat diperlukan untuk pertumbuhan, reproduksi dan produksi susu. Inilah penjelsan dan penggunaan teks anekdot dalam proposal. Terima kasih telah berkunjung di blog ini.