Bantahan Bacaan Doa Qunut Bid’ah

Diantara satu ketaksamaan dalam beribadah yg kerapkali dibicarakan merupakan doa qunut. Ya, ketaksamaan dalam pemanfaatan bacaan doa qunut dalam sholat udah berjalan sejak mulai dulu kala khususnya di Indonesia.

Sampai hingga sekarang, ada dua grup dalam masalah qunut yakni mereka yg beranggap qunut menjadi sunah serta mereka yg beranggap qunut merupakan bid’ah. Seperti yg udah didapati, buat mereka yg enteng memanggil bid’ah satu perkara kerapkali takut laksanakan satu bid’ah lantaran bid’ah mengantarkan neraka. Pertanyaannya, benarkah memanfaatkan bacaan doa qunut mampu mengantarkan umat Islam tenggelam ke neraka?

Andaikan Anda bingung, disini bakal diterangkan bantahan bacaan doa qunut merupakan bid’ah. Dalam artikel ini bakal dirangkum berapa sumber dari banyak ulama yg yakin bahwa pemanfaatan qunut dalam sholat tidak bid’ah atau haram. Biar lebih terang, keterangan itu bakal diberi sebagaimana berikut.

  • Berdasarkan Hadits Anas Ra

Ada satu grup muslim yg beranggap doa qunut menjadi bid’ah. Hal tersebut dilontarkan berdasarkan pada hadits Anas Ra yg berbunyi perihal Nabi Muhammad SAW yg memanfaatkan qunut cuma 1bulan saja saat ada kecelakaan suku Arab serta lantas baginda Nabi meninggalkannya. Akan tetapi, banyak ‘alim ulama udah membantahnya. Imam besar Imam Namawi udah menolak bahwa yg ditinggalkan oleh Nabi merupakan bab mendoakan para kafir yg membawa kehancuran. Serta jabarkan juga, bahwa Nabi menyontohkan pemanfaatan qunut dalam sholat subuh sampai akhir hayatnya.

  • Perkataan Saad bin Thaliq

Ada juga pengucapan Saad bin Thaliq yg kerap jadi argumen menampik qunut. Serta banyak ulama udah sepakat utk tak memanfaatkan basic ini lantaran diragukan kebenarannya. Hal tersebut diakibatkan beberapa sumber beda yg lebih shahih dari hadits beda serta dari kitab-kitab beda. Maka, mazhab Syafi’I serta Maliki tak memanfaatkan pengucapan Saad bin Thaliq yg diragukan ini.

  • Riwayat Ibnu Masu’d

Ibnu Masu’d juga udah dibantah bakal perkataannya bahwa Nabi Muhammad SAW tak memanfaatkan qunut dalam sholat apa pun. Sejarah ini di sepakati menjadi dhaif. Serta Imam Bukhari menyampaikan bahwa Ibnu Masu’d ingatannya lemah.

No related post!